A Love Letter For my 16 Oktober
Hello 16 oktober…
Akhirnya kau hadir
juga. Menantimu membuat jantungku
berdebar. Setiap menitnya, setiap detik kehidupan yang kulalui … dan kau adalah
setiap titik permulaan disetiap fase kehidupanku.
Hello 16 oktober …
Semua rasa bercampur
setiap saat kau hadir. Aku juga tak mengerti. Bahagia, sedih atau penyesalan
selalu hadir. Bahagia karena semua perhatian tertuju kepadaku, sedih karena kau
berlalu begitu cepat, hanya 24 jam, menyesal karena ada banyak hal hal yang
seharusnya diperbaiki namun masih kulalaikan.
Hello 16 oktober …
Kedatanganmu kali ini
terasa sedikit lain dari biasanya. Berbeda dari biasanya dimana aku mengumbar
umbar kebahagiaan secara berlebihan kehadiranmu kali ini lebih kuhayati sebagai
sebuah perenungan, kilas balik kehidupan yang selama ini kujalani. Kesalahan,
kekhilafan dan aku fikir ini saat yang tepat untuk memikirkannya kembali.
Hello 16 oktober …
Terkadang aku melupakan
bahwa semakin hari aku semakin dewasa dan menjadi lebih tua. Sudah saatnya aku menata kehidupan menjadi
lebih baik dan terarah. Tapi oh… kamu
tahu kan 16 Oktober , ini bukanlah hal yang mudah. Sampai detik ini aku masih
berusaha mengumpulkan puzzle puzzle kebingunganku ini. Semua proses, semua ada waktunya, dan semua
atas keridhaan Tuhanku yang sangat kucinta.
Hello 16 oktober …
Perbedaan terbesar yang
kurasakan atas kehadiranmu dibandingkan sebelumnya ialah memikirkan kematian. Iya…
saat ini sebenarnya itu yang menjadi fikiran utamaku. Tidak … bukan saat ini
saja, namun belakangan ini. Setahun terakhir ini, aku menantikanmu sambil
memikirkan usia yang semakin lama semakin merunduk… dan itu artinya semakin
mendekat dengan mati. Apa yang harus kulakukan? Setelah kehidupan ini aku
menjadi apa? Apakah aku akan menjadi bahagia, atau sebaliknya. Maka dari itu
sebenarnya aku takut akan kehadiranmu. Namun, sekali lagi secara tidak langsung
kau dan temanmu yang lain yaitu ‘waktu’ telah mengajarkan kepadaku, betapa
hidup itu sebenarnya terlalu singkat untuk diratapi, untuk disesalkan. Semalaman
aku memikirkannya…
Hello 16 oktober …
Dalam kehidupan ini,
kita pasti memiliki awal dan memiliki akhir. Awalku bermula padamu, entah
akhirku berakhir pada apa… akan tetapi apapun dia aku berharap dia akan menjadi
akhir yang indah… dan akan dikenang oleh banyak orang. Akhirku…semoga akan
dikenang akan kebaikannya bukan sebaliknya…
Hello 16 oktober….
Kau adalah tanggal yang
paling kusayang dan kucinta didunia ini. Suatu hari nanti aku juga akan
menemukan tanggal lain yang akan kucinta sepenuh hati. Tanggal sesorang yang
aku sangat mensyukuri kelahirannya didunia Allah ini. ^_^. Pasti… suatu hari
nanti aku akan menemukannya. Nanti jangan cemburu ya… 16 oktober, kau tetap
menjadi kesayanganku….
Hello 16 oktober…
Akhirnya aku hanya
ingin mengucapkan terima kasih kepadamu… dan kepada Tuhan yang menjodohkan aku
dengan mu. Kita memang sudah ditakdirkan untuk bertemu…
Dan seburuk apapun
kehidupan, sehancur apapun tanggal tanggal yang ada dikalender kehidupaku ini..
kau tetap yang terindah ….
p.s wanna say thanks for my sist in zahara house...
wak anot... aminn smga doanya dikabulkan, kak nanak... makasih your sweet lavender has create MY DAY..! dek ra... bundo ucha juga... juga buat big lovenya tek din.. makasih banyak ya tekdin... hhe ..makasih makasih juga semua teman teman dan sahabat... kalian juga yang terindah!!!
dan untuk seseorang yang menjadi alasan kehidupanku di dunia ini...
mamak makasih kadonyaa... ija pasti akan make jam tangannya..!! love you. i dedicate my life for u!!!